
Indonesia, Museum Juventus menutup 2025 dengan hasil gemilang. Pihak museum bilang mereka siap hadapi 2026 penuh inovasi. Mereka juga perkuat tradisi lama.
Museum ini kuat jadi tujuan budaya top di Turin, Italia. Banyak orang datang ke sini. Situs Juventus.com catat pada Jumat, 2 Januari 2026. Tahun 2025, museum tarik 140.712 pengunjung dari berbagai negara.
Dari jumlah itu, 101.223 orang atau 72 persen ikut tur stadion di Allianz Stadium. Tur ini bawa pengunjung jelajahi stadion ikonik Juventus. Angka ini tunjuk peran besar museum. Museum jadi pusat hubungan klub dengan fans. Terutama saat hari pertandingan.
Museum tak cuma pajang trofi. Ia ajar sejarah Juventus. Ia juga jaga warisan klub. Pengunjung belajar lebih dalam soal perjalanan tim.
Salah satu bukti adalah program WeSchool. Ini pelatihan khusus buat sekolah semua jenjang. Program ini mulai minggu pertama Februari 2026. Siswa bisa ikut belajar langsung di museum. Mereka pahami nilai olahraga dan sejarah.
Museum punya Hall of Fame baru. Ruang ini resmi dibuka Juventus. Mereka rayakan kemenangan Piala Interkontinental 1985. Trofi asli kini dipajang di sana. Kemenangan itu terjadi di final Tokyo 40 tahun lalu.
Di Hall of Fame, ada Trophy Experience. Pengunjung boleh sentuh trofi langsung. Pengalaman ini bikin fans dekat dengan sejarah besar Juventus.
Mulai 1 Januari 2026, museum gelar pameran spesial. Judulnya The Art of a Legend: Alessandro Del Piero Through the Eyes of Creativity. Pameran ini tunjuk karya seni soal legenda Del Piero. Ia berlangsung sampai 12 Januari 2026. Fans bisa lihat sisi kreatif dari karirnya. (Red)
Dengarkan
Berita dan Artikel lainnya di :













