Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Indonesia dan Pakistan Menargetkan Perjanjian CEPA pada Tahun 2027 ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Selasa, Januari 13, 2026

Indonesia dan Pakistan Menargetkan Perjanjian CEPA pada Tahun 2027


Indonesia, Pemerintah Indonesia dan Pakistan sepakat tingkatkan status kerjasama dagang. Tujuannya memperluas integrasi ekonomi kedua negara. Mereka resmi setuju percepat transformasi dari Preferential Trade Agreement (IP-PTA) ke Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). IP-PTA adalah skema awal yang beri tarif preferensial pada barang tertentu. CEPA lebih luas, cover hampir semua aspek ekonomi.

Langkah ini target selesai tahun 2027. Itu bentuk penguatan kemitraan pasca kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan Desember 2025. Kunjungan itu buka pintu diskusi lebih dalam soal ekonomi. Peningkatan status harap tak hanya barang. Ia juga sentuh jasa dan investasi. Misalnya, jasa logistik atau pariwisata bisa masuk. Investasi langsung dari Pakistan ke proyek infrastruktur Indonesia juga mungkin.

Advertising

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti, tekan perluasan ini prioritas. Ia ingin manfaat ekonomi bagi rakyat kedua negara lebih besar. Pemerintah Indonesia usul mulai bahas teknis awal 2026. "Kami dorong percepatan perluasan IP-PTA jadi CEPA. Target wujudkan 2027," kata Roro. Pernyataan itu dia sampaikan Minggu, 11 Januari 2026.

Roro bilang capaian IP-TIGA jadi dasar utama. IP-TIGA fokus perdagangan barang dari IP-PTA. Itu fondasi kuat untuk draf CEPA. Transisi ke CEPA ciptakan perdagangan lebih tahan lama. "Perluasan ini kuatkan sinergi barang, jasa, investasi secara penuh," tambahnya. Sinergi artinya kerjasama saling dukung, bukan saingan.

Data perdagangan tunjuk tren bagus. Tahun 2024, nilai bilateral capai US$4,1 miliar. Naik 24,07% dari sebelumnya. Tren lanjut Januari-November 2025, sentuh US$3,6 miliar. Indonesia catat surplus besar. Surplus berarti ekspor lebih tinggi dari impor.

Minyak kelapa sawit jadi andalan ekspor Indonesia. Pakistan ranking ketiga tujuan ekspor sawit terbesar. Nilai US$2,77 miliar tahun 2024. Itu 12% total ekspor sawit nasional. Sawit ini bahan utama makanan, sabun, dan biofuel di Pakistan.

Advertising

Pakistan khawatir pasokan terganggu. Indonesia beri jaminan. "Kebijakan biodiesel B50 mandatori tak ganggu stok sawit untuk Pakistan," tegas Roro. B50 artinya 50% campur sawit di solar. Kebijakan ini domestik, ekspor tetap aman.

Kedua negara tandatangani MoU bentuk Joint Trade Committee (JTC). JTC jadi lembaga baru. Ia forum rutin bahas isu dagang. Tugasnya sinkronkan regulasi dan standar. Contoh, aturan bea cukai atau sertifikasi produk.

JTC juga promosi investasi. Mereka tukar info pasar terkini. Selain itu, kembangkan UMKM kedua negara. UMKM kecil seperti petani sawit atau pengrajin tekstil. Terakhir, selesaikan hambatan teknis secara bilateral. Misal, karantina tanaman atau prosedur impor.

Sejak IP-PTA mulai 2013, volume dagang naik dua kali lipat. Dari kecil jadi signifikan. Dengan CEPA, kedua negara yakin ekonomi lebih stabil. Itu hubungkan Asia Selatan dan Tenggara. Pakistan suplai tekstil murah ke Indonesia. Indonesia beri sawit dan nikel. Kerjasama ini jawab tantangan global seperti inflasi atau gangguan rantai pasok.

Advertising

Perundingan teknis awal 2026 akan bahas detail tarif nol. Juga aturan investasi lindungi pemodal. Roro harap CEPA buka peluang baru. Ekspor Indonesia bisa tambah 20-30% ke Pakistan. Surplus dagang perkuat cadangan devisa.

Optimisme muncul dari data terkini. Januari 2026, ekspor sawit masih kuat meski harga fluktuatif. JTC akan pantau bulanan. Ini pastikan komitmen jalan lancar. Kedua pemerintah saling dukung. Hasilnya, rakyat dapat harga barang lebih murah dan lapangan kerja baru.

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :


Tag :
Reaksi :
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close