Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Pengajuan banding oleh Federasi Malaysia kepada CAS tidak secara otomatis menjamin pengurangan sanksi FAM ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Sabtu, Desember 27, 2025

Pengajuan banding oleh Federasi Malaysia kepada CAS tidak secara otomatis menjamin pengurangan sanksi FAM


Indonesa, FIFA Malaysia alami gejolak besar lagi. Badan sepak bola dunia itu batalkan tiga laga internasional timnas Harimau Malaya.

Langkah ini picu jatuhnya peringkat dunia secara curam. Banding hukum FAM masih bergulir.

Keputusan FIFA buat Harimau Malaya rontok dari posisi 116 ke 121. Tiga laga itu resmi jadi kekalahan 0-3. Hasil bagus sebelumnya hilang begitu saja.

Laga persahabatan yang kena batalkan itu meliputi imbang 1-1 lawan Tanjung Verde di Mei. Lalu menang 2-1 atas Singapura September lalu. Dan kemenangan 1-0 kontra Palestina di bulan sama.

Pusat masalah ada di dugaan pemalsuan dokumen kelayakan tujuh pemain naturalisasi. Pemain itu Joao Figueiredo, Jon Irazabal, Hector Hevel, Imanol Machuca, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, serta Gabriel Palmero. FIFA nilai FAM langgar kode disiplin. Saat sertifikasi pemain. Akibatnya denda, skorsing, dan hilang poin laga.

Advertising

FAM sudah banding ke CAS atau Pengadilan Arbitrase Olahraga. Tapi kebingungan muncul. Kenapa FIFA tetap jalankan sanksi. Tanpa tunggu putusan CAS.

Hairul bilang masalah kunci bukan tunggu CAS. Tapi apakah FAM ajukan penangguhan eksekusi. Itu permintaan resmi. Minta tunda sanksi saat banding jalan. Kayak minta pengadilan tahan hukuman dulu.

Tanpa itu FIFA boleh lanjut paksa keputusan. Meski banding masih proses. Keputusan disiplin FIFA berlaku sampai CAS batalkan. Atau ubah secara khusus.

Hairul ingatkan banding tak auto ringankan hukuman. CAS bisa pertahankan sanksi penuh. Atau kurangi. Bahkan tambah jika bukti kuat. Sesuai kode FIFA.

Jika sanksi sudah capai batas maksimal. CAS jarang kurangi tanpa alasan jelas.

Hairul soroti beda kewarganegaraan negara dan aturan FIFA. Negara bebas beri kewarganegaraan. Tapi tak otomatis penuhi syarat FIFA. Aturan itu cegah curang. Yang beri keuntungan tak adil di lapangan.

Kasus ini meledak publik September lalu. Komite disiplin FIFA hukum FAM dan tujuh pemain. Dugaan palsu data. Termasuk ubah akta lahir agar cocok syarat. Langgar Pasal 22 kode disiplin.

FAM sebut itu salah teknis staf admin. Tapi komite banding FIFA kuatkan sanksi November. Jadi CAS jadi harapan terakhir FAM dan pemain.

Kamis lalu FAM lapor polisi. Konfirmasi selidiki internal. Cari siapa dalang dokumen palsu itu.

Turunnya peringkat ini sakiti Harimau Malaya. Timnas butuh poin stabil untuk kualifikasi besar. Seperti Piala Asia atau Piala Dunia. Pemain naturalisasi bantu naik peringkat cepat. Tapi kini mundur lima tingkat.

Advertising

Penangguhan eksekusi penting. Itu hak hukum standar di olahraga. Banyak kasus serupa di Eropa atau Asia. FIFA sering tunda sanksi jika ajukan tepat. FAM mungkin lewatkan langkah itu.

CAS punya wewenang luas. Mereka beda dari pengadilan biasa. Khusus urus sengketa olahraga. Putusan mereka final. Tak bisa banding lagi.

Kontroversi ini tunjuk lemah administrasi FAM. Palsuan dokumen jarang terjadi. Tapi sekali ketahuan hancurkan kredibilitas. Negara tetangga seperti Indonesia atau Thailand awasi ketat.

Harimau Malaya kini fokus pulih. Latih pemain lokal lebih giat. Sambil tunggu CAS. Hasil banding bisa balikkan nasib. Atau tambah masalah.

FAM janji transparan. Investigasi polisi bakal ungkap fakta. Siapa tahu staf biasa atau oknum tinggi. Publik tunggu kejelasan cepat. (Red)

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :

Advertising

kali
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close