![]() |
| Pemerintah Meningkatkan Kualitas Fasilitas Publik untuk UMKM |
Rakor itu libatkan Kementerian UMKM, Kemendagri, Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, serta Kementerian Keuangan. Juga kepala daerah di seluruh Indonesia. Belum lagi BUMN pemilik fasilitas publik potensial untuk UMKM. Menteri UMKM Maman Abdurahman bicara di Jakarta, Kamis 27 November 2025.
Dia bilang rakor ini pacu partisipasi UMKM. Ruang akses fasilitas publik di berbagai daerah jadi lebih luas. Pemerintah lihat banyak fasilitas publik bisa dipakai optimal. Ada yang sudah jalan operasinya. Ada pula yang masih menganggur total.
BACA JUGA:Penayangan Film CMG Memeriahkan Hubungan Diplomatik antara Indonesia dan Tiongkok
Fasilitas publik ini seperti ruang di stasiun, pasar tradisional, atau bangunan pemerintah yang kosong. UMKM dari skala mikro sampai menengah bisa gunakan semuanya. Maman tekankan itu agar UMKM punya tempat usaha murah dan strategis.
Pemetaan awal ungkap fakta menarik. Beberapa fasilitas sudah dialokasikan buat UMKM. Tapi tingkat pemakaiannya rendah sekali. Pemerintah mau naikkan okupansi. Pastikan fasilitas berdampak nyata ke ekonomi lokal.
Fasilitas yang belum dipakai akan dihidupkan. Ini beri manfaat langsung ke UMKM di daerah. Koordinasi lintas sektor ini harap bikin pemanfaatan lebih terarah. Juga berkelanjutan jangka panjang. Akses ruang usaha UMKM melebar di seluruh Indonesia.
Contoh nyata datang dari PT Kereta Api Indonesia atau KAI. Mereka sediakan kios khusus untuk UMKM. Lokasinya di Stasiun Rangkasbitung, Lebak, Banten. Tempatnya strategis. Dirancang nyaman untuk penumpang.
Inisiatif KAI dorong ekonomi lokal. Direktur Operasional KAI Commuter Line, Broer Rizal, jelaskan detailnya. Lokasi kios pakai area bekas bangunan stasiun lama. Ini ubah lahan idle jadi sumber penghasilan.
Broer bilang kios ini bukan tambahan biasa. Ini bukti KAI peduli kesejahteraan warga. UMKM bisa jual produk unggulan daerah. Mulai kuliner khas, makanan ringan, minuman segar. Sampai barang lokal lain.
Penumpang stasiun dapat pengalaman belanja lebih kaya. Mereka beli camilan saat tunggu kereta. Ini tingkatkan penjualan UMKM. Ekonomi sekitar stasiun pun tumbuh pesat. Langkah KAI tunjukkan fasilitas publik bisa jadi penopang UMKM sehari-hari.














