Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for borussia monchegladbach
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query borussia monchegladbach. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query borussia monchegladbach. Sort by date Show all posts

Tuesday, 1 September 2026

Kevin Diks merasa kecewa setelah timnya, Gladbach, mengalami kekalahan telak. Ia mengakui bahwa timnya kurang dalam hal ketajaman


Musi Rawas, Perssilam News - Kevin Diks mengaku kecewa setelah Borussia Monchengladbach mengawali Bundesliga 2026/2027 dengan kekalahan telak. Gladbach takluk 0-3 dari RB Leipzig dalam pertandingan yang sebenarnya berjalan cukup seimbang, terutama pada babak pertama. Menurut bek Timnas Indonesia tersebut, timnya mampu membangun serangan dan menjaga penguasaan bola, tetapi gagal mengubah peluang menjadi gol. Hasil itu menjadi pukulan bagi Gladbach karena mereka datang ke Red Bull Arena dengan rencana permainan yang cukup jelas. Die Fohlen mampu menguasai bola lebih banyak dan beberapa kali mengalirkan serangan melalui kombinasi umpan pendek. Namun, dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan hasil akhir. Leipzig tampil lebih tajam ketika mendapat ruang di area pertahanan Gladbach. Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, angkat bicara setelah Borussia Monchengladbach mengawali Bundesliga 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Diks tampil sebagai starter dan bermain penuh ketika Gladbach bertandang ke markas RB Leipzig di Red Bull Arena, Sabtu (29/8/2026) malam WIB. Kehadiran Diks di lini belakang belum mampu membantu Gladbach menghindari kekalahan. Setelah pertandingan berakhir, Die Fohlen harus pulang tanpa poin setelah kalah dengan skor 0-3. Tiga gol Leipzig dicetak oleh Ridle Baku, Antonio Nusa, dan mantan pemain Gladbach, Rocco Reitz. Leipzig membuka keunggulan melalui Ridle Baku. Gol tersebut membuat tuan rumah tampil lebih percaya diri dalam mengatur permainan. Antonio Nusa kemudian menambah keunggulan Leipzig sebelum Rocco Reitz melengkapi kemenangan tim tuan rumah atas klub yang pernah dibelanya.Padahal, Gladbach mampu menunjukkan permainan yang cukup baik pada sejumlah bagian pertandingan. Mereka unggul dalam penguasaan bola dengan catatan 53 persen. Akurasi operan mereka juga mencapai 87 persen, sebuah angka yang menunjukkan bahwa para pemain Gladbach cukup tenang saat menguasai bola dan membangun serangan dari belakang.
Advertising

BACA JUGA:
Daniel Farke menegaskan bahwa Leeds United akan tetap waspada selama sisa bursa transfer
Penguasaan bola tersebut membuat Gladbach beberapa kali mampu menekan Leipzig. Mereka tidak hanya bertahan dan menunggu serangan lawan. Tim tamu juga berusaha menguasai area tengah serta mencari celah di antara lini tengah dan pertahanan Leipzig. Namun, penguasaan bola dan akurasi operan belum cukup untuk meraih kemenangan. Dalam sepak bola, peluang harus diselesaikan dengan baik agar tekanan yang dibangun menghasilkan gol. Pada aspek tersebut, Leipzig tampil lebih efektif. Tuan rumah melepaskan 21 tembakan sepanjang pertandingan. Sebanyak 11 tembakan mengarah ke gawang Gladbach. Catatan itu menunjukkan bahwa Leipzig lebih sering mengakhiri serangan dengan percobaan yang membahayakan pertahanan lawan. Gladbach juga memiliki beberapa peluang, tetapi penyelesaian akhir mereka belum maksimal. Bola yang sudah masuk ke area berbahaya tidak selalu diikuti tembakan yang tepat. Beberapa serangan berakhir sebelum menghasilkan ancaman serius bagi kiper Leipzig. "Kami jelas tidak membayangkan awal musim seperti ini. Kami bermain dengan baik, terutama di babak pertama. Pertandingan berlangsung terbuka dan kedua tim memiliki peluang, meskipun Leipzig mungkin memiliki kesempatan yang lebih baik," ujar Kevin Diks selepas pertandingan.  Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Diks tidak menilai Gladbach tampil buruk secara keseluruhan. Ia melihat timnya mampu bersaing dalam permainan terbuka. Namun, Leipzig lebih mampu memanfaatkan momen penting, terutama ketika peluang muncul di depan gawang. Bagi seorang bek, kekalahan dengan tiga gol juga menjadi catatan yang harus segera dievaluasi. Diks dan rekan-rekannya perlu memperbaiki koordinasi di lini belakang. Mereka harus lebih cepat menutup ruang serta mengurangi kesempatan lawan untuk melepaskan tembakan dari posisi yang menguntungkan.
Advertising

BACA JUGA: 
5 Sepeda Motor Bensin Paling Hemat BBM di Indonesia
Meski begitu, Diks menilai persoalan terbesar Gladbach berada di lini depan. Timnya mampu menciptakan alur serangan, tetapi tidak cukup tajam ketika berada di sepertiga akhir lapangan. Sepertiga akhir merupakan area dekat kotak penalti lawan, tempat sebuah tim harus membuat keputusan cepat untuk mengirim umpan terakhir atau melepaskan tembakan. "Kekurangan kami adalah ketajaman di depan gawang. Saat peluang datang, kami harus lebih klinis dan memanfaatkannya dengan lebih baik," tegas Diks. Istilah klinis dalam sepak bola merujuk pada kemampuan menyelesaikan peluang dengan cepat dan tepat. Tim yang klinis tidak membutuhkan banyak kesempatan untuk mencetak gol. Satu atau dua peluang yang terbuka dapat langsung berubah menjadi angka di papan skor. Leipzig menunjukkan kemampuan tersebut saat menghadapi Gladbach. Mereka mampu memaksimalkan kesempatan yang didapat, sedangkan Gladbach belum melakukan hal yang sama. Perbedaan kecil dalam penyelesaian akhir akhirnya membuat jarak skor menjadi sangat besar. Pelatih Gladbach, Eugen Polanski, memiliki pandangan serupa. Ia menilai anak asuhnya menjalankan rencana permainan dengan baik pada babak pertama. Gladbach mampu menjaga bola dan mengembangkan serangan sesuai skema yang sudah disiapkan.
Advertising

BACA JUGA: BEI memberikan kesempatan untuk menghapus batas harga saham minimum GOTO
Akan tetapi, rencana tersebut tidak berjalan maksimal ketika pertandingan memasuki situasi yang lebih menentukan. Serangan Gladbach sering kehilangan sentuhan terakhir. Umpan di dekat kotak penalti belum selalu menemukan pemain yang tepat, sementara peluang yang muncul tidak diselesaikan dengan akurasi yang cukup. "Kekurangan kami adalah kurangnya ketajaman di sepertiga akhir lapangan. Ada beberapa situasi di mana kami seharusnya bisa memanfaatkan alur serangan dengan lebih efektif. Akibatnya, kami memainkan sepak bola yang bagus namun tidak membuahkan hasil di papan skor," kata Polanski. Penilaian Polanski sejalan dengan komentar Diks. Keduanya melihat adanya sisi positif dari permainan Gladbach, tetapi juga mengakui bahwa sepak bola yang rapi harus diikuti hasil yang sesuai. Penguasaan bola, jumlah operan, serta alur serangan tidak akan banyak berarti jika peluang tidak berakhir menjadi gol. Kekalahan pada pekan pembuka membuat Gladbach harus segera berbenah. Mereka perlu memperbaiki dua hal sekaligus, yakni ketenangan saat menyelesaikan peluang dan ketahanan ketika menghadapi serangan balik. Lini depan harus lebih berani mengambil keputusan, sedangkan lini belakang perlu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Gladbach kini akan mendapat kesempatan untuk meraih poin pertama di kandang sendiri. Mereka dijadwalkan menjamu tim promosi Elversberg di Borussia-Park pada Sabtu (5/9/2026) malam WIB. Pertandingan tersebut tidak boleh dianggap mudah. Elversberg datang dengan modal mengejutkan setelah mengalahkan Bayer Leverkusen pada pekan pembuka. Hasil itu menunjukkan bahwa tim promosi tersebut mampu menghadapi lawan dengan kualitas tinggi dan memanfaatkan peluang yang tersedia. Gladbach harus tampil lebih tajam jika ingin mengamankan kemenangan di hadapan pendukungnya. Perbaikan dalam penyelesaian akhir akan menjadi perhatian utama. Diks dan para pemain bertahan juga perlu memastikan tim tidak kembali memberi ruang kepada lawan seperti yang terjadi saat menghadapi Leipzig. Laga melawan Elversberg menjadi kesempatan bagi Gladbach untuk merespons kekalahan pertama musim ini. Mereka dituntut mengubah permainan yang cukup baik menjadi hasil nyata di papan skor.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×